Google
 

Thursday, December 27, 2007

How do you always start your days?

The new year 2008 to come makes me aware of something. That is a way of how to go my everyday life. Though I've known how to start a new day when I wake up in the morning, I often neglect it. Yeah, mind and action are not synchronic sometimes.

Once I've written on my diary two questions to answer:

  • What does motivate my life for today? and...

  • What should be my prayer for the matter I care for?

Sometimes the questions were "on", but sometimes "off". And just by being "on", the questions were capable to spark my spirit to start and go on the day cheerfully. I was always led by the answers from the beginning of the day. At least, one reason is enough to be the value I'll struggle for. And that's enough to make me an important actor of the story that I'll tell God before I go to bed in the night.

The new year is coming. While there are no essential differences between starting a new day and starting a new year, I try to switch the questions "on" again, as I ever felt good effects of them.

So, welcome to the new year 2008, wishing you have a more wonderful life! God bless! ***

Thursday, December 13, 2007

Sunday, September 30, 2007

Apa peran Anda?

Sejarah manusia mencatat peran tokoh-tokoh besar yang sangat berpengaruh pada zamannya dan menjadi inspirasi generasi-generasi berikutnya. Beberapa tokoh terkenal karena kebaikannya, beberapa karena keburukan atau kejahatannya. Selanjutnya kita tahu bahwa akhirnya semua bentuk apresiasi kita ayunkan pada kebaikan yang diperankan oleh tokoh-tokoh itu.

"Baik" dan "buruk" barangkali hanya sepasang kategori moral yang paling mudah dipergunakan untuk menilai tindakan dan peran seorang tokoh sejarah. Memang pemahaman tentang baik dan buruk dalam kaitannya dengan suatu konteks kebudayaan tertentu masih selalu menjadi diskusi atau bahkan perdebatan. Namun kiranya disetujui bahwa semua diskusi dan perdebatan itu berakar pada upaya semua pihak untuk memahami eksistensi manusia dan martabatnya secara lebih matang dan progresif. Peperangan yang menyertakan aktivitas saling melukai dan bahkan membunuh adalah sebentuk ekspresi ekstrem dari perdebatan konsep paradigmatis tentang eksistensi dan martabat manusia di antara pihak-pihak yang terlibat.


Semenjak teknologi yang diciptakan manusia mampu menghubungkan bangsa manusia di muka bumi ini dengan aselerasi yang semakin tinggi, sepertinya impian akan terwujudnya kesepahaman universal tentang paradigma itu bukanlah hal yang mustahil lagi. Sekarang orang dapat dengan mudah berbicara secara lintas bangsa, lintas budaya, agama agama, lintas ras, lintas gender, dsb.


Munculnya tokoh-tokoh istimewa dan terjadinya peristiwa-peristiwa yang menyentuh kemanusiaan di sudut dunia manapun dengan cepat bisa diketahui oleh orang dari belahan bumi yang lain. Dan mau tidak mau tokoh-tokoh penting di setiap bangsa harus menyadari bahwa peran dan tindakannya, bahkan kehidupan pribadinya, akan menjadi perhatian semakin banyak orang. Penilaian berupa sanjungan atau hujatan terhadap mereka dalam iklim globalisasi sekarang ini jelas tidak hanya dari lingkupnya sendiri, tetapi bisa dari luar lingkupnya.


Singkat kata semua orang di muka bumi ini semakin mendapatkan
pembelajaran mengenai paradigma eksistensi dan martabat manusia seperti apa yang
akan diterima oleh seluruh umat manusia di bumi ini.


Nah, sekarang pertanyaannya adalah – dan ini pekerjaan rumah kita masing-masing: Apa peran kita dalam gerak proses seperti itu?


That will be our contribution to the human history, to the history of humanity! ***



© 2007 - sukandar_ag
You can use any posted subjects of this blog for any purposes with permission. Feel free to contact me by e-mail:
sukandar_ag@yahoo.com.